Twitter Sudah Dibubarkan, Diganti Dengan X.com

Kamu pasti sudah dengar beritanya. Twitter, platform media sosial yang selama ini kamu gunakan untuk mengakses berita dan berbagi informasi, sudah resmi berganti nama menjadi X. Pemilik barunya, Elon Musk, baru-baru ini mengumumkan bahwa semua sistem inti X sekarang mengarah ke domain X.com, bukan twitter.com lagi.

Transisi identitas Twitter ke X kini sudah lengkap. Pengguna yang masih terbiasa mengakses twitter.com di browser, secara otomatis akan diarahkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘migrate’ di tengah URL.

Melalui akun pribadinya, Musk juga tweet, “Semua sistem inti sekarang ada di X.com.” Jadi, bersiap-siaplah untuk beradaptasi dengan platform baru ini.

Twitter Telah Dibubarkan, Digantikan Dengan X.com

Bagi Anda yang masih terbiasa mengakses twitter.com, otomatis akan dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘pindah’ di tengah URL.

Twitter resmi berganti nama menjadi X sejak tahun lalu. Dimulai dengan mengganti nama fitur ikonik seperti Tweet dan Retweet menjadi Post dan Repost. Sekarang, peralihan identitas Twitter menjadi X telah selesai.

Elon Musk, pemilik perusahaan, juga mengumumkan melalui akun pribadinya, “Semua sistem inti sekarang berada di X.com.”

Akses URL Baru

Pengguna tidak perlu khawatir tentang perubahan besar ini karena semua data, pengikut dan catatan sejarah Tweet Anda akan tetap utuh. Yang berubah hanyalah nama dan alamat URL situs jejaring sosial ini saja.

Fitur Serupa

X.com masih memiliki fitur yang sama persis dengan Twitter seperti Post, Repost, Thread, dan Notifikasi. Jadi Anda bisa terus berinteraksi dengan pengikut dan menemukan konten menarik seperti biasanya.

Penyesuaian Lambat

Perubahan besar seperti ini memang memerlukan penyesuaian, terutama bagi pengguna lama Twitter. Akan tetapi, X berjanji akan terus meningkatkan pengalaman pengguna dan mempertahankan esensi komunitas yang sudah dibangun selama ini.

Jadi bersiaplah, karena inilah awal yang baru untuk jejaring sosial yang dulu kita kenal sebagai Twitter! Mulai sekarang, kita akan menyebutnya sebagai X.

Elon Musk Mengubah Nama Domain Twitter

Dengan diumumkannya bahwa X.com resmi menggantikan twitter.com, Elon Musk secara resmi mengubah identitas Twitter. Bagi pengguna yang masih terbiasa mengakses twitter.com melalui browser, akan secara otomatis dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘migrate’ di tengah URL.

Seperti diketahui, nama Twitter mulai diubah oleh Elon Musk sejak tahun lalu. Dimulai dengan mengubah nama fitur ikonik seperti Tweet dan Retweet menjadi Post dan Repost. Melalui akun pribadinya, Musk juga meng-tweet, “Semua sistem inti sekarang berada di https://t.co/bOUOek5Cvy”.

Perubahan Signifikan

Perubahan nama domain ini merupakan langkah signifikan bagi Musk dalam mengubah Twitter menjadi X. Dengan menghapus elemen Twitter, Musk berharap dapat membangun ulang Twitter dari awal dan menciptakan ‘super app’ yang lebih baik. X diharapkan menyediakan layanan mikrobloging, pesan instan, dan media sosial.

Tantangan yang Dihadapi

Meski dirasa perlu, perubahan besar semacam ini tentu tidak mudah. Banyak pengguna Twitter yang sudah terbiasa dan nyaman dengan cara kerja platform saat ini. Selain itu, banyak perusahaan dan influencer yang telah membangun presensi dan merek di Twitter, sehingga harus memulai lagi di platform baru.

Musk perlu memastikan transisi ini berjalan mulus dan platform baru benar-benar siap sebelum ‘mematikan’ Twitter. Jika tidak, ini bisa mengakibatkan kehilangan banyak pengguna dan kepercayaan publik. Namun jika berhasil, X bisa menjadi platform media sosial terdepan di masa depan.

Semua Sistem Inti Kini Berada Di X.com

Perubahan Identitas Twitter Menjadi X Telah Selesai

Perubahan identitas Twitter menjadi X telah sepenuhnya selesai. Pengguna yang masih terbiasa mengakses twitter.com di browser, secara otomatis akan dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘migrate’ di tengah URL.

Jangan lupa, pemilik perusahaan, Elon Musk. Melalui akun pribadinya, dia juga meng-tweet, “Semua sistem inti sekarang berada di X.com.”

Semua sistem inti sekarang berada di https://t.co/bOUOek5Cvy pic.twitter.com/cwWu3h2vzr

  • Elon Musk (@elonmusk) 17 Mei 2024 Seperti diketahui, nama Twitter mulai diubah oleh Elon Musk sejak tahun lalu. Dimulai dengan mengubah nama fitur ikonik seperti Tweet dan Retweet dengan Post dan Repost.

Akses Pengguna Twitter Kini Dialihkan Ke X.com

Sekarang pengguna Twitter akan mengalami sedikit perubahan dalam mengakses layanan jejaring sosial ini. Mereka tidak bisa lagi mengakses twitter.com seperti biasanya, melainkan akan dialihkan secara otomatis ke X.com. Hal ini tentu saja akan membutuhkan sedikit penyesuaian bagi pengguna yang sudah sangat terbiasa dengan nama Twitter selama bertahun-tahun.

Namun, Elon Musk berharap peralihan ini dapat berjalan dengan lancar dan pengguna Twitter tetap dapat menikmati layanan sosial media ini, meski dengan nama X yang baru. Ia bertekad untuk tetap mempertahankan esensi dan fitur-fitur inti dari Twitter, hanya saja dengan branding X dan beberapa peningkatan. Perubahan nama ini diyakini dapat membawa angin segar bagi perusahaan.

Dengan demikian, mulai sekarang Anda tidak perlu khawatir jika tidak bisa mengakses twitter.com. Cukup buka X.com dan nikmati layanan sosial media favorit

Pengguna Twitter Akan Dialihkan Ke X.com

Sebagai pengguna Twitter yang sudah terbiasa mengakses twitter.com di browser, Anda akan secara otomatis dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘migrasi’ di tengah URL.

Perubahan Identitas Twitter Menjadi X Telah Selesai

Transisi identitas Twitter menjadi X sekarang telah selesai. Pengguna yang masih terbiasa mengakses twitter.com di browser, secara otomatis akan dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘bermigrasi’ di tengah URL.

Tidak lupa, pemilik perusahaan, Elon Musk. Melalui akun pribadinya, ia juga meng-tweet, “Semua sistem inti sekarang berada di X.com.”

Semua sistem inti sekarang berada di https://t.co/bOUOek5Cvy pic.twitter.com/cwWu3h2vzr

  • Elon Musk (@elonmusk) Mei 17, 2024 Seperti diketahui, nama Twitter mulai diubah oleh Elon Musk sejak tahun lalu. Dimulai dengan mengubah nama fitur ikonik seperti Tweet dan Retweet dengan Post dan Repost.

Perubahan Nama Fitur Twitter Menjadi Lebih Sederhana

Sejak membeli Twitter, Elon Musk telah merombak desain dan fitur Twitter dengan membuatnya lebih minimalis dan simpel. Salah satunya dengan mengubah nama fitur ikonik Twitter seperti Tweet dan Retweet menjadi Post dan Repost. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesan lebih santai dan tidak terlalu formal kepada pengguna.

Dengan semua perubahan ini, diharapkan pengguna Twitter yang telah beralih ke X.com dapat dengan mudah beradaptasi dengan tampilan baru ini. Meskipun beberapa pengguna mungkin masih merindukan desain Twitter yang lama, X.com diyakini dapat memberikan pengalaman baru yang lebih menyenangkan bagi para penggunanya.

Twitter Sudah Sepenuhnya Dihapus | Digantikan X.com

Seperti yang Anda ketahui, nama Twitter mulai diubah oleh Elon Musk sejak tahun lalu. Dimulai dengan mengubah nama fitur ikonik seperti Tweet dan Retweet menjadi Post dan Repost. Sekarang, transisi identitas Twitter menjadi X sudah selesai. Pengguna yang masih terbiasa mengakses twitter.com di browser, secara otomatis akan dialihkan ke X.com, lengkap dengan tanda ‘migrate’ di tengah URL.

Perubahan Domain

Elon Musk mengumumkan bahwa semua klikvegas sistem inti X sekarang mengarah ke domain X.com, bukan twitter.com lagi. Melalui akun pribadinya, dia juga menulis, “Semua sistem inti sekarang berada di X.com.” Perubahan domain ini tentunya akan membingungkan pengguna Twitter yang sudah terbiasa selama bertahun-tahun. Namun, hal ini perlu dilakukan agar identitas baru X bisa diterima oleh publik.

Fitur-Fitur Baru X

X tidak hanya mengganti nama dan domain, tetapi juga memiliki sejumlah fitur baru. Beberapa di antaranya adalah opsi untuk menyembunyikan jumlah like dan retweet dari postingan, fitur untuk menyetel batas waktu penghapusan otomatis untuk pesan tertentu, dan fitur kustomisasi tampilan beranda serta kanal Anda sendiri. X berupaya menyediakan platform media sosial yang lebih sehat dengan fitur-fitur barunya ini.

Masih Perlu Penyesuaian

Walaupun X telah sepenuhnya menggantikan Twitter, pengguna masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Banyak yang masih kebingungan dengan perubahan nama fitur dan domain, sehingga kesalahan menulis nama masih sering terjadi. Namun, hal ini wajar saja karena kebiasaan selama bertahun-tahun tidak bisa diubah dalam sekejap. X tentunya menyadari hal ini dan bersiap mendukung pengguna selama proses transisi.

Conclusion

Jadi begitulah, Twitter yang dulu kita kenal sudah benar-benar berubah menjadi X. Perubahan ini mungkin terasa aneh bagi kita yang sudah terbiasa dengan Twitter, tapi ini adalah awal yang baru. Kita semua perlu membiasakan diri dengan X yang baru ini. Meskipun tampilannya masih sama, X sekarang dipimpin oleh Elon Musk yang tentu punya visi sendiri untuk memajukan platform media sosial ini. Kita tinggal menunggu saja fitur-fitur baru apa lagi yang akan hadir di X ke depannya. Yang pasti, perjalanan X ke depan masih panjang. Ayo kita saksikan bersama!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *